Tampilkan postingan dengan label Renungan Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Kehidupan. Tampilkan semua postingan

AKHIR SEBUAH PENGORBANAN


Diantara teman-teman sekelasku, orang yang aku kagumi dan kubanggakan adalah Nandito. Bukan karena motor  yang ia bawa tetapi karena kepribadian, kecerdasan, maupun krtulusan hati membantu siapa saja yang membutuhkannya,tanpa terkecuali. pagi ini tak seperti biasanya ia datang dengan wajah  muram, tanpa senyum,pucat pasi dan ada memar di dagunya.
“Pagi Ditooooo,” sapa temen-temen serentak seperti biasanya.
“Pagi”. jawabnya tanpa menoleh.
Teman-teman bengong, bertanya-tanya tentang perubahan pada diri Nandito. Kuikuti dia menuju bangku. Dengan pelan kusapa.
“Hai,Dito.”
“Hai,Alicia.”balasnya dengan malas.
“Dit,kamu ko’ ga’ seperti biasa dan ada memar diwajahmu?”tanyaku sambil menunjukkan dagunya yang biru.
“dicium kuda.”jawabnya sambil tersenyum tipis.
Mendengar itu aku tertawa.Dito pun ikut tertawa, walaupun terdengar sumbang. tiba-tiba kulihat ada air mata menetes membasahi  buku didepannya.
“Dito,kamu kenapa sich, ngomong donk, kalau ada masalah, ”pintaku.
Dit, nanti istirahat kutunggu di kantin,” kataku sambil berlalu meninggalkannya ditempat dudukku.
Selama pelajaran, tak satupun yang singgah dipikiranku,yang ada hanya ingin segera mendengar bunyi bel istirahat,yang kutunggu akhirnya berbunyi juga,segera ku bereskan buku-buku pelajaran dan langsung pergi ke kantin,ada juga temen-temenku yang lain.Aku dan Nandito pergi agak menjauh,agar tak ada yang mengganggu Nandito bercerita.
“Dit sebenarnya ada apa sich?” tanyaku memulai.
“Alicia, kamu tahu nggak aku,” jawabnya,
Nggak tahu gimana, kamu kan Nandito temanku,” bantahku.
“Bukan itu maksudku, kamu kan nggak ngerti  tentang kehidupanku yang sebenarnya meskipun aku tinggal serumah dengan orang tua dan saudara-saudaraku, tetapi aku tak dianggap sebagai anak dan sebagai saudara.Aku seperti orang asing, setiap omonganku tak pernah mereka dengar,” ceritanya lagi.
“begitulah aku.diantara delapan saudaraku,aku anak nakal. Dan akibatnya pergaulanku nggak karuan, aku harus menerima akibat seperti  ini. Aku suka ngelayap,jarang pulang. Aku terpengaruh oleh teman-teman yang liar.Aku kecanduan obat.
“Apa, jangan ngawur kamu!”
“memang benar, ya beginilah aku.”
“lalu sejak kapan?”
“satu tahun yang lalu.”
“gila,lalu sekarang?”
“masih seperti dulu, masih suka obat terlarang.”
“teng,teng,teng………..” tiba-tiba bel berbunyi.
Dengan  langkah berat aku dan Dito menuju kelas.
“Sebenarnya, aku masiih punya banyak cerita kalau kamu mau, kita bisa pulang bersama?” katanya lagi.
“Beres, tunggu aku di gerbang depan.” Jawabku sebelum kami berpisah menuju tempat duduk masing-masing.
Kami akhirnya pulang bersama-sama. Tapi tak ada motor diparkir.
“Sorry lic, motorku masuk bengkel. Tadi malam kena pukul.”
“Oh iya, aku lupa Tanya itu, lalu apa hubungannya motor dengan wajahmu?”
“Aku cari uang sendiri dengan cara jual beli obat. Lalu tadi malam motorku dipinjam teman, katanya mau dijualkan, eh, nggak tahunya malah ditukar obat, lalu dirusak.”
Aku tau kini siapa nandito sebenarnya. Ia begitu tersiksa dengan sikap orangtuanya dan saudara-saudaranya. Ia kecewa dengan orang tuanya yang tidak pernah peduli padanya. Untuk biaya sekolah, ia cari uang sendiri. Tiap malam ia berdagang ekstasi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan adiknya yang diperintahkan orang tuanya untuk menanggungnya. Ia sering mempertaruhkan nyawa dengan berbuat dosa, walau sebenarnya ia ingin kembali kearah yang benar.
Tiga bulan setelah ia bias melupakan obat terlarang, tiba-tiba dito  tidak masuk sekolah selama seminggu tanpa ada keterangan. Suatu saat, ia dating ke rumah. Dito dating dengan mata merah, entah karena kurang tidur atau karena pengaruh minuman keras.
“lic, ayahku sakit keras, masuk rumah sakit,” katanya pilu.
“Sakit apa? Sejak kapan? Kenapa,” tanyaku bertubi-tubi
“ ayahku terkena stroke sejak 20hari yang lalu.”
“Kenapa kamu nggak ngomong?”
“Aku nggak ingin kamu sedih.”
“Lalu kenapa kamu nggak sekolah, tanpa keterangan?”
“Aku menunggu ayah siang dan malam. Ayahku minta hanya aku yang menunggunya. Sementara saudara-saudaraku yang ia sayangi, tak ada satupun yang mau menunggu.”
“Kenapa mereka nggak mau?”
“Selain tidak mau, ayahku tak menginginkan mereka menunggu.” Kamu nggak tau, kalau aku kembali ke masa lalu, ke obat.”
“Gila! Memang kamu masih kurang puas, buat apa?”
“Terpaksa, saudaraku tak mau member serupiahpun untuk biaya obat dan rumah sakit.”
“Kenapa kamu nggak ngomong, aku kan bisa bantu.”
            Aku merasa kasihan padanya, betapa tersiksa dia. Dengan bertaruh  nyawa ia bersaing dengan sesama pengedar obat terlarang, hanya untuk mencari uang. Dengan sangat terpaksa ia melakukan transaksi obat terlarang, demi segelintir nyawa orang yang paling ia hormati, AYAHnya.

Kisah Seorang Anak Bisu Yang Sholeh Dengan Ayahnya

Kisah Seorang Anak Bisu Yang Sholeh Dengan Ayahnya

Satu lagi, kisah nyata di zaman ini. Seorang penduduk Madinah berusia 37 tahun, telah menikah, dan mempunyai beberapa orang anak. Ia termasuk orang yang suka lalai, dan sering berbuat dosa besar, jarang menjalankan shalat, kecuali sewaktu-waktu saja, atau karena tidak enak dilihat orang lain.

Penyebabnya, tidak lain karena ia bergaul akrab dengan orang-orang jahat dan para dukun. Tanpa ia sadari, syetan setia menemaninya dalam banyak kesempatan.

Ia bercerita mengisahkan tentang riwayat hidupnya: ”Saya memiliki anak laki-laki berusia 7 tahun, bernama Marwan. Ia bisu dan tuli. Ia dididik ibunya, perempuan shalihah dan kuat imannya. Suatu hari setelah adzan maghrib saya berada di rumah bersama anak saya, Marwan. Saat saya sedang merencanakan di mana berkumpul bersama teman-teman nanti malam, tiba-tiba, saya dikejutkan oleh anak saya. Marwan mengajak saya bicara dengan bahasa isyarat yang artinya, “Mengapa engkau tidak shalat wahai Abi?” Kemudian ia menunjukkan tangannya ke atas, artinya ia mengatakan bahwa Allah yang di langit melihatmu. Terkadang, anak saya melihat saya sedang berbuat dosa, maka saya kagum kepadanya yang menakut-nakuti saya dengan ancaman Allah. Anak saya lalu menangis di depan saya, maka saya berusaha untuk merangkulnya, tapi ia lari dariku. Tak berapa lama, ia pergi ke kamar mandi untuk berwudhu, meskipun belum sempurna wudhunya, tapi ia belajar dari ibunya yang juga hafal Al-Qur’an. Ia selalu menasihati saya tapi belum juga membawa faidah. Kemudian Marwan yang bisu dan tuli itu masuk lagi menemui saya dan memberi isyarat agar saya menunggu sebentar, lalu ia shalat maghrib di hadapan saya. Setelah selesai, ia bangkit dan mengambil mushaf Al-Qur’an, membukanya dengan cepat, dan menunjukkan jarinya ke sebuah ayat (yang artinya): “Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa adzab dari Allah Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaithan” (Maryam: 45).

Kemudian, ia menangis dengan kerasnya. Saya pun ikut menangis bersamanya. Anak saya ini yang mengusap air mata saya.Kemudian ia mencium kepala dan tangan saya, setelah itu berbicara kepadaku dengan bahasa isyarat yang artinya, “Shalatlah wahai ayahku sebelum ayah ditanam dalam kubur dan sebelum datangnya adzab!

“Demi Allah, saat itu saya merasakan suatu ketakutan yang luar biasa. Segera saya nyalakan semua lampu rumah. Anak saya Marwan mengikutiku dari ruangan satu ke ruangan lain sambil memperhatikan saya dengan aneh. Kemudian, ia berkata kepadaku (dengan bahasa isyarat),”Tinggalkan urusan lampu, mari kita ke Masjid Besar (Masjid Nabawi).” Saya katakan kepadanya, “Biar kita ke masjid dekat rumah saja.” Tetapi anak saya bersikeras meminta saya mengantarkannya ke Masjid Nabawi.

Akhirnya, saya mengalah kami berangkat ke Masjid Nabawi dalam keadaan takut. Dan Marwan selalu memandang saya.Kami masuk menuju Raudhah. Saat itu Raudhah penuh dengan manusia, tidak lama datang waktu iqamat untuk shalat isya’, saat itu imam masjid membaca firman Allah (yang artinya),”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syetan, maka sesungguhnya syetan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan munkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui” (An-Nuur: 21).

Saya tidak kuat menahan tangis. Marwan yang berada disampingku melihat aku menangis, ia ikut menangis pula. Saat shalat ia mengeluarkan tissue dari sakuku dan mengusap air mataku dengannya.Selesai shalat, aku masih menangis dan ia terus mengusap air mataku. Sejam lamanya aku duduk, sampai anakku mengatakan kepadaku dengan bahasa isyarat, “Sudahlah wahai Abi!” Rupanya ia cemas karena kerasnya tangisanku. Saya katakan, “Kamu jangan cemas.” Akhirnya, kami pulang ke rumah. Malam itu begitu istimewa, karena aku merasa baru terlahir kembali ke dunia.

Istri dan anak-anakku menemui kami. Mereka juga menangis, padahal mereka tidak tahu apa yang terjadi.

Marwan berkata tadi Abi pergi shalat di Masjid Nabawi. Istriku senang mendapat berita tersebut dari Marwan yang merupakan buah dari didikannya yang baik.

Saya ceritakan kepadanya apa yang terjadi antara saya dengan Marwan. Saya katakan,”Saya bertanya kepadamu dengan menyebut nama Allah, apakah kamu yang mengajarkannya untuk membuka mushaf Al-Qur’an dan menunjukkannya kepada saya?” Dia bersumpah dengan nama Allah sebanyak tiga kali bahwa ia tidak mengajarinya. Kemudian ia berkata, “Bersyukurlah kepada Allah atas hidayah ini.” Malam itu adalah malam yang terindah dalam hidup saya. Sekarang -alhamdulillah saya selalu shalat berjamaah di masjid dan telah meninggalkan teman-teman yang buruk semuanya. Saya merasakan manisnya iman dan merasakan kebahagiaan dalam hidup, suasana dalam rumah tangga harmonis penuh dengan cinta, dan kasih sayang.Khususnya kepada Marwan saya sangat cinta kepadanya karena telah berjasa menjadi penyebab saya mendapatkan hidayah Allah.” [wajibbaca.com]

28 Kalimat Bijak yang Wajib Agan Tahu

Kata Bijak


1. Anger is a condition in which the tongue works faster than the mind.

- Kemarahan adalah suatu kondisi dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran.



2. You can’t change the past, but you can ruin the present by worrying over the future.

- Anda tidak dapat mengubah masa lampau, tapi anda dapat merusak masa kini dengan merisaukan masa depan.


3. God always gives His best to those who leave the choice with Him.

- Allah selalu memberikan yang terbaik kepada mereka yang menyerahkan pilihan itu kepadaNya.


4. All people smile in the same language.

- Semua orang tersenyum didalam bahasa yang sama.


5. A hug is a great gift.. One size fits all. It can be given for any occasion and it’s easy to exchange.

- Pelukan adalah suatu pemberian yang besar. Satu ukuran saja tapi cocok untuk semua . Hal itu dapat diberikan pada setiap masa dan mudah untuk dipertukarkan.


6. Everyone needs to be loved… especially when they do not deserve it.

- Setiap orang perlu untuk dicintai… teristimewa sekali apabila mereka tidak layak untuk menerimanya.


7. The real measure of a man’s wealth is what he has invested in eternity.

- Ukuran yang sesungguhnya dari kekayaan seseorang adalah jika dia sudah berinvestasi bagi masa kekekalan diakhirat.


8. Laughter is God’s sunshine.

- Tertawa adalah merupakan 'sinar surya' Tuhan.


9. Everyone has beauty but not everyone sees it.

- Setiap orang mempunyai keindahan, tapi tidak setiap orang melihatnya.


10. It’s important for parents to live the same things they teach.

- Adalah penting bagi orang tua untuk menghidupkan hal-hal yang sama dengan apa yang telah mereka ajarkan. [menjadi teladan yg baik]


11. Thank God for what you have, TRUST GOD for what you need.

- Berterima kasihlah kepada Allah untuk apa yang anda dapat. PASRAHKANLAH KEPADA Allah untuk apa yang anda perlukan.


12. If you fill your heart with regrets of y ester day and the worries of tomorrow, you have no today to be thankful for.

- Kalau anda memenuhi hati anda dengan penyesalan hari kemarin dan kekuatiran akan hari esok, maka anda tidak mempunyai hari ini untuk disyukuri.


13. Happy memories never wear out… re-live them as often as you want.

- Kenangan bahagia tidak akan pernah lapuk... hidupkanlah kembali sesering yang anda kehendaki.


14. Home is the place where we grumble the most, but are often treated the best.

- Rumah adalah tempat dimana kita paling banyak mengomel, tapi seringkali diperlakukan secara paling baik.


15. The choice you make today will usually affect tomorrow.

- Pilihan yang anda buat hari ini akan mempengaruhi hari esok anda.


16. Take time to laugh, for it is the music of the soul.

- Ambillah kesempatan untuk tertawa, karena itu adalah musik dari jiwa.


17. If anyone speaks badly of you, live so none will believe it.

- Jika seseorang membicarakan keburukan anda, hiduplah sedemikian rupa sehingga tidak ada seorang pun mempercayainya.


18. Patience is the ability to idle your motor when you feel like stripping your gears.

- Kesabaran adalah kesanggupan untuk menetralkan persneling mobil, pada saat anda merasa ingin untuk merombak persneling itu. [ttp berkepala dingin, meski kata hati ingin meluapkan amarah]


19. Love is strengthened by working through conflicts together.

- Cinta itu diteguhkan dengan jalan melalui pertikaian bersama-sama. [setelah bersama melalui suatu rintangan, niscaya cinta akan menjadi lebih indah]


20. The best thing parents can do for their children is to love each other.

- Hal yang terbaik yang dapat dilakukan orang tua bagi anak-anak mereka adalah saling mengasihi satu sama lain.


21. Harsh words break no bones but they do break hearts.

- Kata-kata yang kasar tidak dapat meremukkan tulang tapi hal itu dapat meremukkan hati.


22. To get out of a difficulty, one usually must go through it.

- Untuk keluar dari kesulitan, seseorang harus berjalan menembusnya.


23. We take for granted the things that we should be giving thanks for.

- Kita seringkali menganggap sepele hal-hal yg seharusnya kita syukuri.


24. Love is the only thing that can be divided without being diminished..

- Cinta Kasih adalah satu-satunya hal yang dapat kita bagikan tanpa menjadikannya berkurang.


25. Happiness is enhanced by others but does not depend upon others.

- Kebahagiaan itu bertambah oleh orang lain, tapi tidak bergantung pada orang lain.


26. You are richer today if you have laughed, given or forgiven.

- Anda menjadi lebih 'kaya' hari ini kalau anda sudah tertawa, sudah memberikan sesuatu ataupun mengampuni/memberi maaf seseorang.


27. For every minute you are angry with someone, you lose 60 seconds of happiness that you can never get back.

- Dalam setiap menit, ketika anda marah kepada seseorang, anda akan kehilangan 60 detik kebahagiaan yang anda tidak akan dapat memperolehnya kembali.


28. Do what you can, for who you can, with what you have, and where you are.

- Perbuatlah apa yang anda dapat lakukan, kepada siapa pun yang anda boleh lakukan, dengan apa saja yang anda miliki, dan dimanapun anda berada.




forumvivanews.com

Surat Untuk Bunda Dari Bayi Yang Telah Dia Aborsi

Surat Untuk Bunda Dari Bayi Yang Telah Dia Aborsi


Teruntuk Bundaku tersayang...


Dear Bunda...
Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda....

Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat...

Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini... tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda....badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.

Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.

Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam.

Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu J

Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda.

Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya...di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ.... nanda sayang bunda... nanda kangen dan ingin bertemu bunda... nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu...

Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.

Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha... bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh... nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda... antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu... tapi bunda jangan khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya.... biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda...jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.

Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-main dulu di syurga.... nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini... nanda sayang banget sama bunda....muach! [gallerydunia.com]

Mahasiswa Indonesia Yang Jual Diri Semakin Banyak

Banyak sekali aksi-aksi nekat seseorang yang bertujuan untuk mendapatkan kebahagiaan duniawi. Sulit memenuhi keuangan hidup, seorang mahasiswi rela menjual diri serta keperawanan mereka terhadap lelaki hidung belang. Biasanya mahasiswi ini beraksi pada-pada tempat tertentu atau melalui agen jasa penyedia bispak ayam kampus di Indonesia.

Agen jasa penyedia bispak atau yang sering disebut EOBIS. EOBIS (Sebutan Agen Bispak) bertugas mencari ayam kampus baru di linkungan universitas swasta maupun negeri di Indonesia untuk di jadikan karyawan bispak mereka. Para Bispak-Bisapak ini ketika sudah berada di dalam agen EOBIS nantinya akan menandatangani sebuah kontrak kerja dengan agen tersebut. Penandatanganan kontrak kerja ini dimana nantinya para bisapak tersebut akan mendapatkan masa tenggang dari pekerjaannya. Apabila bispak ini melanggar dan berhenti sebelum masa tenggang dari kontraknya bispak ini akan dikenakan denda yang sangat besar.

Selain itu apabila ayam kampus atau para bispak telah bergabung dengan EOBIS, mereka akan mendapatkan beberapa fasilitas yang sangat besar. Fasiitas itu seperti mobil, makeup dll... Yang lebih fantastis lagi bro, EOBIS ini akan merawat para bispaknya sehingga bispaknya akan tampil seperti para artis, Maksudnya ialah para bispak EOBIS ini akan disuntik putih satu persatu secara bertahap agar kulit mereka bersinar seperti kulit putih nan sehat!
Tujuan konyol terebut kata "GG" bertujuan untuk menarik hati pelanggan agar mereka tertarik dengan bispak EOBIS kami!

Standart Harga Bispak Indonesia, harga sewa pelacur, harga sewa PSK rata-rata di patok dengan harga SBB:

1.Wanita Untuk kelas 5 = Rp. 100,000 (PSK Pinggir Jalan)
2.Wanita Untuk Kelas 4 = Rp. 200,000 (PSK Pinggir Jalan)
3.Wanita Untuk Kelas 3 = Rp. 300,000 (PSK Pinggir Jalan, Salon,dll)
4.Wanita Kelas Mesz = Rp. 500,000 (PSK Rumah Bordil)
5.Wanita Kelas Eksekutif = Rp. 800,000 (PSK Kaoroeke, Cafee,dll)
6.Wanita HighClass (Model)= Rp. 1.500,000(Panggilan, terselubung, Model, SPG dll)
7.Wanita kelas VVIP = Rp. 5.000.000 (SPG, Model, EOBIS)
8.(Tambahand dr para Kaskuser); Yang Gratis jg banyak gan skrg dr yg jelek sampai dgn yg bening.. tp bukan

Nah bukan hal yang tabu lagi bagi kita semua untuk mengetahui fenomena ayam kampus di Indonesia seperti yang pernah di tulis blak-blakan.com dengan judul: Mengungkap Skandal Ayam Kampus Di Indonesia . Dari hal tersebut dapat di jelaskan betapa kejamnya derasan hidup di dunia ini hanya untuk bertahan hidup dan bersaing dengan orang lain.

Entah apa yang menjadi alasan utama beberapa mahasiswi memutuskan untuk terlibat di dunia pelacuran ini. Namun yang seringkali menjadi alasan adalah bahwa mereka harus membayar uang kuliah sendiri, kecewa dengan pacar ataupun korban pemerkosaan saat masih duduk di bangku sekolah dll. Isi tasnya tidak lupa selalu ada kondom dengan berbagai bentuk dan merek agar dapat setiap saat mampu melayani langganan bookingan yang hadir menghampirinya. Ada Ayam kampus yang mencari langganan sendiri maupun melalui jasa ke pihak ke-3 atau lewat perantara.




sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8223932

Photo Photo Proses Operasi Wajah, gak kuat jgn liat!!!

Biar terlihat lebih cantik dan awet muda, wanita ini rela melakukan operasi wajah nya

Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Proses Operasi Wajah


Bagi yang ingin operasi wajah silahkan pikir - pikir dulu....

Kenapa di Neraka Banyak Wanita dan Di Surga Banyak Orang Miskin? Ini Penjelasannya

Banyak ulama atau hadis menerangkan bahwa di surga kebanyakan penghuninya orang miskin sementara di neraka kebanyakan wanita. Sementara menurut para ulama atau hadis juga menyatakan bahwa orang yang masuk surga dan neraka setelah hisab atau hari kiamat. Kira-kira bagaimanakah penjelasan para ulama lebih lanjut mengenai hal ini berikut kutipan dari penjelasan dari Ustadz Asep Usman Ismail di kolom ramadhan detik yg dikutip ruanghati berikut ini.


Kenapa di Neraka Banyak Wanita dan Di Surga Banyak Orang Miskin? Ini Penjelasannya


Kenapa ada yang mengatakan penghuni neraka lebih banyak wanita?
Secara sosiologis struktur masyarakat itu seperti piramid, penduduk miskin berada pada piramida paling bawah sehingga jumlahnya paling banyak. Sangat logis, jika Nabi SAW menyebutkan bahwa penduduk surga lebih banyak orang miskin dengan alasan sebagai berikut:

1.Kehidupan di akhirat itu merefleksikan keadaan di dunia, jika di dunia penduduk miskin itu mayoritas, maka di akhirat pun tetap mayoritas;

2. Di dalam Al Qur’an pengertian faqir secara harfiah berarti orang yang membutuhkan. Makna ini mengacu kepada dua pengertian, yaitu dalam konteks sosial ekonomi dan eksistensi manusia. Pengertian pertama faqir adalah orang yang sudah berkerja dan mendapatkan penghasilan, tetapi penghasilannya tidak mencukupi kebutuhannya sehingga masih membutuhkan bantuan atau tambahan.

Kedua, faqir adalah menyangkut eksistensi manusia yakni membutuhkan Allah (QS Fathir/35: 15). Penghuni surga adalah orang-orang faqir, yakni manusia yang menyadari eksistensi dirinya sebagai hamba Allah sehingga senantiasa berada dalam kesadaran, saya membuthkan Allah.
Manusia seperti inilah yang merupakan mayoritas penghuni surga. Selebihnya, penghuni surga minoritas adalah manusia yang beriman, tetapi kurang menyadari dirinya membutuhkan Allah. Mereka masuk surga karena kebaikan Allah, setelah Allah mempertimbangkan faktor imannya.

3. Dalam hadis tersebut digambarkan bahwa penghuni neraka itu kebanyakan kaum perempuan, maksudnya bahwa kualitas kesalehan kaum wanita itu sangat tergantung kepada tiga variabel yang berikut: Pertama, kualitas pola asuh dalam keluarga. Kedua, pendidikan akhlak (karakter). Ketiga, kualitas suami yang menjadi imam dalam pembinaan keluarga.

Ketiganya harus bersinergi secara konisten dan berkesinambungan. Krisis manusia modern menghancurkan tiga sendi ini sekaligus. Pertama, kualitas keluarga berkenaan dengan ibu rumah tangga yang tidak lagi sepenuhnya mendidik, mengasuh dan mengembangkan putra putrinya di rumah, tetapi lebih berorientasi pada sektor di luar rumah.
Kedua, pendidikan sekolah (formal) dan masyarakat (pendidikan nonformal) tidak sepenuhnya mendukung pengembangkan karakter positif. Perempuan sering menjadi korban pelecehan seksual. Ketiga, para suami sering tidak berhasil menjadi teladan bagi keluarganya, bahkan menghancurkan keluarga dengan berbagai tindakan tidak terpuji.

Dengan demikian, perempuan banyak menjadi korban. Inilah yang dimaksud oleh Nabi SAW bahwa penghuni neraka banyak perempuan. Jika kita berfikir jernih, siapa yang menjadi biang kerok dari krisis ini? Tentu saja kaum laki-laki.

Jadi, laki-laki dan perempuan memikul tanggung jawab yang sama, bahkan kaum laki-laki memikul tanggung jawab lebih berat. Al Qur’an menjelaskan, “Sungguh Kami telah mempersiapkan banyak penghuni neraka dari kalangan jin dan manusia yang memiliki akal yang tidak digunakan untuk berpikir, memiliki penglihatan yang tidak digunakan untuk melihat kebenaran, dan memiliki telinga yang tidak digunakan untuk mendengarkan (petunjuk). Mereka seperti ternak, bahkan lebih idiot dibandingkan ternak”. (QS Al-A’raf/7: 179). (Sumber)

Share This Blog
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design By: Yudha